ads

RIBUAN MASYARAKAT LAMPUNG MASIH MENGUNGSI

LUVI LUVI.COM - Jakarta - Ribuan warga Lampung Selatan masih mengungsi di asrama Kepolisian akibat bentrok antarwarga yang menewaskan sedikitnya 14 orang warga.

Adapun jumlah pengungsi yang masih bertahan di tempat penampungan berjumlah 1.510 orang, dari jumlah 1.718 orang sebelumnya yang terdiri dari 439 KK. Sebanyak 200 orang sudah dijemput oleh keluarganya yang tinggal di tempat lain.

"Kami kemarin bertemu dengan pengungsi-pengungsi dari Lampung Selatan di asrama Sekolah Kepolisian Negara di Bandar Lampung," kata Anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat melalui pesan singkatnya, Minggu (4/11/2012). Martin dan sejumlah anggota Komisi III DPR lainnya sedang melakukan peninjauan di lokasi bentrokan warga Lampung sejak Sabtu (3/11/2012)

Menurut Martin, para pengungsi menginginkan bisa cepat pulang ke rumahnya dan dapat kembali melakukan aktivitas. Mereka, kata Martin, tidak kerasan duduk-duduk di tempat pengungsian, sebab anak-anaknya sudah hampir seminggu tidak bersekolah dan kondisi rumah, ternak, sawah dan tanaman yang ditinggalkan menjadi pikiran berat para warga pengungsi.

"Itulah keluhan yang diutarakan para pengungsi kepada anggota Komisi III DPR yang berkunjung kesana. Mereka juga sangat mendambakan kedamaian dengan sesama penduduk dari warga lain di kampungnya," ujar politikus Partai Gerindra itu.
Komisi III DPR berjanji akan mengusahakan agar para pengungsi bisa secepatnya pulang dan kondisi keamanan secepatnya pulih dengan bantuan dan jaminan Pemda, Polri, dan TNI. Sebab adalah tugas negara untuk menjaga keamanan para warganya.

"Komisi III berharap agar Pemda Kabupaten pro aktif mengusahakan perdamaian antara penduduk yang berdiam di sana. Sebab kebhinekaan bangsa ini adalah kekuatan kita dalam menjaga persatuan," ucap Martin.

Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar