Dalam kuliah umum yang disampaikannya di Gedung Balai Wartawan Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pria yang akrab disapa Jokowi itu menceritakan mengenai pengalamannya meniadakan pentungan bagi Satpol PP di Solo. Ia mengatakan, hal itu dilakukan sebagai cara agar Satpol PP dalam melayani masyarakat kecil di Solo tanpa kekerasan.
Jokowi menceritakan saat menjabat Walikota Solo, Kepala Satpol PP Solo pernah meminta untuk dibelikan 600 pentungan dan empat pistol untuk mengatasi para Pedagang Kaki Lima (PKL). Namun Permintaan itu ditolak oleh Jokowi.
Selanjutnya, ia meminta kepada seluruh Satpol PP Solo untuk mengumpulkan seluruh pentungannya dan menyimpannya di dalam gudang. "Gudang itu saya kunci dan tidak ada yang boleh buka selama saya masih menjadi walikota," tandasnya.
Menurutnya, untuk menangani PKL tidak harus mengandalkan pentungan atau dengan cara kekerasan. Hal itu dapat dilakukan dengan cara mendekati masyarakat secara baik. Cara tersebut dinilai sukses, pasalnya ia mampu memindahkan lebih dari 900 PKL di Solo ke tempat yang lebih baik. Dan upaya itu akan dilakukan juga di Jakarta.
Namun dirinya tidak memberikan komentar secara detil apakah akan mengumpulkan pentungan para Satpol PP DKI Jakarta seperti halnya yang dilakukan di Solo. Dirinya hanya menjawab, tunggu waktu. "Kalau Satpol PP di Jakarta, ya tunggu waktu saja," tandasnya.
sumber : http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1919885/jokowi-bakal-sita-pentungan-satpol-pp-dki


0 komentar:
Posting Komentar