Bersama Franco Baresi, Maldini bertahan di Milan sepanjang kariernya. Ia sempat dirayu mantan rekannya Ruud Gullit untuk bergabung dengan Chelsea pada 1997 namun ia bertahan sampai mengakhiri karier pada 2009.
Nama Maldini sepertinya akan berlanjut karena dua anaknya, Christian dan Daniel adalah pemain di klub junior Milan.
Setelah menembus tim utama pada 1999, ia sempat dirayu Manchester United yang menginginkannya pada 2003.
"United salah satu tim terbaik dunia dan semua pemain akan senang bergabung. Jika memang ini bagus untuk klub saya akan pergi, tapi keinginan saya adalah tetap di sini,” ujarnya.
Kemampuan dan kekuatannya bersama bola membuat ia mendapat julukan "The Tractor." Jiwa kepedulian yang besar membuatnya dipercaya sebagai duta perlindungan hak asasi anak-anak, dalam proyek FIFA bernama SOS Children's Village.
Pemain tengah asal Afrika Selatan ini punya bakat menjanjikan dalam dirinya. Dia akan membantu Ajax sembari menempa diri menjadi salah satu pemain tengah terbaik di permainan ini.
Musim lalu ia tampil solid mengantarkan Dortmund mempertahankan tahta Bundesliga. Peran krusialnya itu pasti masih bakal berlanjut.
Suatu saat, rekannya Alan Shearer mengajaknya bergabung ke Blackburn Rovers, sementara Manchester United juga tertarik. Le Tissier memilih tetap di Southampton sepanjang kariernya. Tak salah jika bintang Barcelona FC, Xavi Hernandez mengaguminya dan menyebutnya "pemain sensasional."
Kerap diisukan pindah ke Spanyol dan Inggris, Del Piero yang kini berusia 37 tahun tetap bertahan di Turin. Ketika Fabio Capello pindah ke Real Madrid, dan Juventus terdepak ke Serie B, ia juga memilih bertahan.
“Juventus adalah bagian dari sejarah hidup saya. Saya tak bisa memikirkan saya memperkuat klub lain di Italia. Saya akan tetap di sini sampai akhir,” katanya pada Skysport Italia.
Kini Del Piero bermain di klub Australia, Sydney FC setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Juventus.
Ia menghabiskan seluruh 22 tahun kariernya bersama Dynamo Moscow. Ia tetap di klub tersebut dua dekade kemudian sebelum wafat tahun 1990
Berperan sebagai playmaker tim, Totti terbilang cukup produktif dengan catatan 216 gol dari 506 pertandingannya bersama Gialorosso.
sumber


0 komentar:
Posting Komentar