Pemandangan tersebut terlihat saat Fauzi Bowo menuju mobil pribadinya, jenis hardtop merek landcruiser berwarna biru tua dengan nomor polisi B 8888 FB. Kepergian Fauzi diiringi lambaian tangan dan tangisan ratusan PNS DKI, termasuk seluruh kepala dinas, kepala biro, walikota, bupati dan Sekda DKI.
Air mata dan isak tangis para PNS dan warga Jakarta yang membawa tulisan-tulisan di kertas. Mereka berupaya menyalami pemimpin Jakarta ini dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan dan pengabdiannya selama puluhan tahun di Pemprov DKI Jakarta. Terdengar teriakan, “Kami cinta Pak Gubernur”, “Terima kasih Bang Foke” dan “Jangan lupakan Jakarta” mengiringi kepergian Fauzi.
Sebelum memasuki mobil pribadinya, Fauzi Bowo sempat berucap, “Saya bangga menjadi gubernur anda semua. Tetapi saya lebih bangga kalau Kota Jakarta lebih bagus lagi.”
Ucapan terakhirnya itu membuat tangisan PNS DKI dan warga semakin keras. Lalu Fauzi mengemudikan mobil dinasnya dengan Tatiek disampingnya keluar dari halaman Balaikota diiringi dengan lagu betawi Ondel-Ondel.
SUMBER


0 komentar:
Posting Komentar