Munculnya nama mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), menurut Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, sudah mulai diamati sejumlah lembaga survei dan media.
Apalagi, melihat trend kenaikan jabatan Gita, dari pimpinan lembaga setingkat BKPM menjadi Mendag. Saat Munas PB PBSI pada 21 September lalu, dalam waktu pencalonan yang relatif singkat, Gita juga langsung terpilih secara aklamasi, sebagai Ketua Umum PB PBSI.
Kala itu, Gita menyalip mantan pebulutangkis Indonesia Icuk Sugiarto, yang sudah lama mencalonkan diri.
Qodari menilai, hal itu menjadi perhatian. Apalagi, Gita juga memiliki kedekatan dengan keluarga Cikeas, yang tak lain Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.
"Selain dia menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), Gita juga punya kedekatan dengan keluarga SBY," ujarnya saat berkomunikasi dengan Tribun, di Jakarta, Senin (22/10/2012).
Faktor kedekatan Gita dengan keluarga SBY, lanjutnya, tidak terjadi begitu saja. Gita lah yang membuat anak bungsu SBY, yang juga Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, bisa kuliah ke Universitas Harvard di Amerika Serikat.
Selain Gita, terdapat nama lain yang digadang-gadang bakal diusung Partai Demokrat pada Pilpres 2014.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa juga disebut akan didukung Partai Demokrat sebagai capres. Ada juga nama Menkopolhukam Djoko Suyanto.
"Kalau Pak Djoko, kami lihat dari sisi bahwa dulu SBY juga pernah menjabat Menkopolhukam. Fenomena ini pasti menjadi satu hal yang masuk perhitungan untuk dinilai SBY," jelas Qadari.
Nama terakhir adalah Menteri BUMN Dahlan Iskan, yang dilihat publik dan SBY, membawa angin segar di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.
"Elektabilitas akan jadi juri terakhir bagi SBY, selain variabel kemampuan, kedekatan, punya kendaraan partai," ucap Qadari.
sumber : http://id.berita.yahoo.com/gita-wirjawan-capres-partai-demokrat-160924401.html


0 komentar:
Posting Komentar