ads

KETUA DPC PDIP BOGOR DI KEROYOK MASA


LUVI LUVI.COM - Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Bogor, Untung Maryono, 49 tahun, menderita luka-luka setelah dikeroyok enam pria tak dikenal. Penyerangan itu diduga dipicu perselisihan di Kafe Steamboat, Jalan K.H. Sholeh Iskandar, sekitar pukul 02.30, Selasa, 16 Oktober 2012. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Bogor Kota, Ajun Komisaris Didik Purwanto, mengatakan saat itu Untung tengah berkumpul di kafe bersama teman-temannya, yaitu Edi Gunawan, Ahmad, Jaelani, dan Muhammad. Mereka tiba di kafe itu sekitar pukul 20.30. "Mereka lalu memesan meja di lantai dua," kata Didik.
Sambil kongkow mereka memesan bir. Sekitar pukul 24.00, seorang pelayan kafe, Dedi, membujuk Untung untuk pulang karena kafe akan tutup. Apalagi dia melihat Untung sudah mabuk berat. Karena Untung menolak, Dedi meminta tolong kepada petugas satpam bernama Wagiono untuk menegur Untung. Tindakan itu ternyata membuat Wakil Ketua DPRD itu marah. Dia melemparkan gelas yang ada di mejanya.
Keributan di kafe itu memancing perhatian masyarakat setempat. Mereka tidak suka dengan sikap Untung itu. Tidak berapa lama, sekelompok lelaki datang. Mereka melempari Untung dan teman-temannya dengan batu. "Untung terkena di bagian kepala belakang, sedangkan yang lain hanya memar pada bagain kaki dan tangan," ucap Didik. Setelah mengeroyok Untung cs., keenam orang tidak dikenal tersebut melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor.
Untung membantah dirinya mabuk-mabukan dan membuat keributan di kafe itu. Menurut dia, saat itu dia dan teman-temannya tengah membahas urusan partai. Ini dilakukan seusai mengikuti Rapat Kerja Nasional PDIP di Surabaya. "Saya melakukan konsilidasi dengan anggota partai," ujarnya. "Tidak ada yang mabuk, orang kami sedang rapat partai, kok."
Untung mengatakan dirinya tidak mengenal siapa orang-orang yang menyerang mereka. Dia berharap polisi bergerak cepat mengungkap kasus penyerangan ini. "Saya

Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar