ads

Kumis Hitler Sambut Kedatangan Peres Di Brazil

LUVI LUVI.COM - SAO PAULO (Berita SuaraMedia) – Puluhan orang demonstran menggelar unjuk rasa untuk menyuarakan tentangan terhadap kedatangan Presiden Israel, Shimon Peres ke Brazil, mereka juga menyinggung mengenai kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Israel dalam agresi militer dan pembantaian yang dilakukan pasukan Zionis di Jalur Gaza.
"Penjahat perang, kembali kau ke tempat asalmu!" teriak para pengunjuk rasa kepada Peres kala presiden Israel tersebut tiba di Sao Paulo, dimana ia dijadwalkan untuk berpidato dalam sebuah konferensi yang dihariri oleh pengusaha industri. Para pengunjuk rasa melambaikan bendera Palestina dan bendera Libanon, mereka juga mengusung spanduk dan papan yang bertuliskan kecaman terhadap Israel.
Sejumlah plakat menunjukkan gambar Peres di samping bendera Israel dengan sebuah logo swastika Nazi yang digambarkan diatasnya. Wajah Peres juga dibubuhi "hiasan" kumis ala Adolf Hitler dan diatasnya bertuliskan Shimon Hitler.
Sejumlah spanduk lainnya memajang gambar anak-anak Palestina yang terbantai dalam operasi militer Israel di Jalur Gaza.
Lebih dari 1.500 orang warga Palestina yang dibantai dalam serangan darat, air dan udara Israel di kawasan pantai Palestina tersebut. Agresi tersebut juga menimbulkan kerugian sebesar $1,6 miliar terhadap ekonomi Gaza.
"Kami berada di sini untuk memprotes pemerintah Brazil yang bersedia menjamu presiden negara yang menjajah dan membantai anak-anak. Kami akan datang (menggelar unjuk rasa) kapanpun ada perwakilan Israel yang datang, dan kami akan menyebarkan kepada semua orang bahwa Israel adalah sebuah negara yang membantai anak-anak yang tidak bersalah. (Unjuk rasa) ini hanyalah sebuah permulaan," kata salah seorang demonstran.
Peres sendiri tengah berada di dalam gedung kala gelombang protes tersebut datang dan meneriakkan slogan-slogan anti Israel.
Ada sejumlah laporan yang menyebutkan bahwa keamanan Peres akan dilindungi dalam kunjungan ke Argentina, hal tersebut dilakukan ditengah kekhawatiran akan adanya unjuk rasa.
Sebelumnya, Peres memperlihatkan harapan bahwa perusahaan Israel dan Brazil akan menandatangani kesepakatan energi dalam jumlah besar dalam kunjungannya. Seorang sumber yang turut dalam rombongan presiden mengatakan bahwa dirinya berharap agar kunjungan Peres ke Amerika Selatan tersebut akan mampu mendatangkan kesepakatan senilai satu miliar dollar dengan perusahaan Brazil.
Ribuan orang demonstran anti Israel diperkirakan akan menggelar unjuk rasa di negara terbesar ke delapan dunia tersebut, termasuk lokasi-lokasi kehadiran Peres.
Pada hari Kamis, Israel menandatangani kesepakatan sebesar $350 juta untuk memasok pesawat tanpa awak kepada kepolisian Brazil, demikian menurut keterangan pejabat Departemen Pertahanan Israel.
Pesawat tanpa awak Heron, buatan Israel Aerospace Industries tersebut, akan dipergunakan untuk memonitor perbatasan Brazil dan membantu mencegah penyelundupan senjata, obat-obatan terlarang dan sumber daya alam, kata pejabat tersebut.
Pesawat tersebut akan dipergunakan untuk menambah pengamanan pada Piala dunia 2014 dan Olimpiade 2016 yang akan diselenggarakan di Brazil.
Para petugas kepolisian Brazil saat ini tengah berada di markas Israel Aerospace Industries dan dilatih untuk mempergunakan sistem pengendalian pesawat, kata pejabat tersebut.
Perusahaan tersebut telah mengembangkan operasinya dengan Brazil tahun lalu, juga melakukan kerjasama dengan Synergy Group yang berbasis di AS, untuk memburu kontrak besar di Brazil.
Dalam pemberitaan terkait, Menteri Luar Negeri Brazil, Celso Amorim, menyampaikan pengumuman di radio militer pada hari Kamis. Dalam pengumuman tersebut, disebutkan bahwa negaranya akan membuka diri untuk menjadi mediator dalam pembicaraan antara Israel dan Syria

Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar