ads

PAK RADEN : SAYA KECEWA HAK CIPTA DIBAJAK

LUVI LUVI.COM - Jakarta - Kasus pelanggaran hak cipta Unyil, yang dialami Suyadi atau Pak Raden dengan pihak PPFN dijadikan bahan seminar untuk pembelajaran generasi muda.

Menurut Pak Raden yang mengaku pencipta boneka Unyil, adanya seminar yang membahas tentang hak cipta sangat membantu dirinya mengungkapkan fakta yang selama ini disimpan.

"Saya senang sekali dengan adanya seminar seperti ini. Saya bisa mengeluarkan unek-unek, yang sudah lama terpendam," ujar Pak Raden usai seminar 'Seluk Beluk Perlindungan Hak Cipta dalam teori dan praktek' di Erasmus Huis, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/10).

"Kebetulan saja Pak Raden yang punya kasus. Jadi seminar di sini adalah bagaimana semua pihak yang terlibat mengenai pelanggaran hak cipta bisa sharing," kata Dwiyanto Prihartono SH, kuasa hukum Pak Raden.

Pak Raden berharap, seminar mengenai hak cipta yang diselenggarakan IPAS (Intellectual Property Advisory Service) Institute bisa menjadi pembelajaran, agar tidak terulang lagi

"Saya berharap, hak cipta dari pencipta itu kembali ke penciptanya. Dan, yang muda-muda bisa bercermin kepada mereka yang terlanjur mengalami yang kurang berkenan," tandasnya.

SUMBER

Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar