"Jamaah tersebut meninggal di tempat kejadian," ujar Kepala Seksi Pengamanan Daerah Kerja (Daker) Mekah, Letkol Jaetul Muchlis Basyir, Jumat (19/10/2012).
Safar sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Shisha, Makkah, namun,nyawanya tak tertolong. Menurut keterangan Ketua Kloter 12 Lombok, Safar memang sering lupa jalan pulang ke pemondokannya nomor 201,
Sektor 2 wilayah Mahbas Jin, Mekah.
"Jamaah tersebut sudah lebih dari lima kali diantar petugas kembali ke pemondokannya," kata Muchlis.
Sementara itu, Lukman Marsuki Palewan (38), calon haji kloter 10 embarkasi Makassar, pada hari yang sama juga tertabrak mobil di jalan saat hendak menuju Masjidil Haram. Jamaah itu jiwanya selamat, dan tinggal di pemondokan nomor 753 Sektor 7 Daker Makkah Misi Haji Indonesia.
"Lukman tertabrak mobil saat akan menyeberang jalam menuju Masjidil Haram sekitar pukul 11.45," kata Muchlis.
Akibatnya, Lukman mengalami patah tulang dan langsung dilarikan ke RS Zahir, Mekah, untuk mendapatkan perawatan medis.
Pada Sabtu (13/10), Nurjanah (45 dari 23 embarkasi Makassar juga mengalami kecelakaan saat terserempet taksi manakala menyeberang jalan di sekitar pondokannya Sektor 9 wilayah Bakhutmah.
Nurjanah mengalami luka di bagian kaki. Korban langsung dilarikan ke Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekah. "Sopir yang menyerempet jamaah haji tersebut orang Bangladesh, dan bertanggung jawab. Taksinya pun resmi," ujar Muchlis.
Hingga Jumat pagi, jamaah calon haji Indonesia yang meninggal di Arab Saudi tercatat 72 orang, umumnya berusia lanjut dan memiliki penyakit bawaan dari Tanah Air. Sebanyak 18 jemaah meninggal di Madinah, satu orang di Jeddah, dan 53 orang meninggal dunia di Mekah


0 komentar:
Posting Komentar