Sebanyak 30 perusahaan dan instritusi Iran masuk dalam daftar sanksi Uni Eropa. Ke-30 organisasi ini menjadi sasaran pembekuan aset mereka di Eropa. Beberapa perusahaan besar antara lain adalah Perusahaan Minyak Nasional Iran dan Perusahaan Tanker Nasional Iran.
Kedua perusahaan ini adalah elemen vital dari industri minyak Iran, yang selama ini menjadi sumber pendapatan utama negeri itu.
Peran perusahaan-perusahaan ini semakin penting dalam beberapa bulan terakhir setelah pemerintah di Eropa dan Amerika Serikat berupaya memangkas akses dana segar Iran. Larangan perusahaan Barat bertransaksi dengan Iran mengakibatkan negeri itu mengandalkan sepenuhnya kepada perusahaan-perusahaan lokal.
Meski mendapatkan sanksi baru, pemerintah Iran tetap yakin berbagai sanksi itu tidak akan mempengarhui kehidupan negeri itu.
Dan terkait program nuklirnya, Iran terus membantah bahwa negeri itu tengah membangun fasilitas militer. Sehingga Iran tidak akan menghentikan program nuklirnya kecuali dunia internasional mencabut seluruh sanksinya terhadap negeri itu.


0 komentar:
Posting Komentar